Nuansa Keberagaman
Dear Kamu,
Setiap manusia tentunya akan berbeda dengan manusia lainnya. Perbedaan ras, warna kulit, budaya, agama dan ketertarikan. Pria dan wanita sama-sama mempunyai hak yang sama untuk memiliki keberagaman di nusantara yang sudah menjadi rahasia umum memiliki banyak keanekaragaman. Namun ada sesuatu yang patut dipertanyakan. Jika berbeda ketertarikan saja sudah membuatmu terus melontarkan ucapan sampah, masih adakah nilai toleransi dalam hatimu?.
Tiap warna kulit asal sehat tentu saja tak ada salahnya, ras yang berbeda juga bukan menjadi penghalang untuk terus hidup rukun dalam keberagaman yang ada, ditambah lagi tiap daerah pasti punya budaya yang berbeda. Masih maukah kamu berharap semua manusia akan sama?.
Jika dari ketertarikan hingga budaya saja bisa berbeda, bagaimana dengan sifat yang saling berlawanan? penyabar dan pemarah, pendiam dan cerewet, dan lain-lain. Sekali lagi semesta selalu menjadi teka-teki paling rumit di muka bumi. Kadang sifat yang berbeda justru akan memupuk suatu hubungan contohnya persahabatan jadi semakin dalam.
Namun sekali lagi manusia adalah makhluk paling egois yang kadang lupa bahwa dunia ini isinya memang keberagaman, memaksakan kehendak agar manusia lain sama seperti dirinya. Lihatlah betapa egosinya manusia. Kadangkala ada alasan lelah berbuat baik yang muncul ke permukaan. Semesta baik, namun kehidupan lah yang kejam. Bukan berarti kamu sah-sah saja menjadi makhluk egois karena lelah berbuat baik.
Salam hangat, Savitri Dwi M.

Comments