Kritik Or Julid?

Judul paling simpel yang pernah saya buat, karena emang lagi males mikir tapi gregetan pengen bahas ini. Langsung ke topik pembahasan, kritik dan julid berbeda tapi sering dianggap sama oleh sang pelaku. Contoh kecilnya saja adalah mereka yang berkomentar tentang kekurangan orang lain dalam suatu bidang tanpa memberikan solusi. Misalnya lo bodoh banget gini aja gak bisa?. Namun kritik adalah jalan terbaik untuk menyampaikan sesuatu dengan cara yang baik pula tentunya. Misalnya: Ayo semangat belajar lebih giat, kalo perlu gua temenin. Lebih enak didenger,kan? Manusia-manusia julid ini entah kenapa merasa menjadi orang sok paling bener, padahal bisa jadi orang yang menerima kejulidannya lebih baik dari dia.


Segeralah memberi kritik dengan cara yang baik saat dirasa benar-benar perlu, bukan semaunya dan jatuhnya lebih sering ke julid daripada kritik. Kritik saja cara penyampaiannya harus baik loh, gak di depan orang banyak, yang tahu ya hanya orang yang mengkritik dan orang yang dikritik. Mungkin gak bermaksud buat julid, tapi sayangnya mulut tuh suka kelepasan, bukan ?


Berikan kritik, tapi usahakan jangan julid. Gak mau kan dibales dengan julidan yang lebih pedas lagi?
menjaga perasaan orang lain, juga ladang pahala loh. Saya tau bahwa mulut beneran serasa gak bisa direm saat melihat sesuatu yang dirasa janggal, tapi upayakanlah tetap diam dan berikanlah saran saat sedang sendirian


salam hangat,

Savitri Dwi M

Comments

Popular Posts