Rasa Kemanusiaan Yang Mulai Langka
Ini tentang rasa kemanusiaan yang semakin lama rasanya semakin hilang dari muka bumi ini. Rasa peduli yang dulu begitu lekat dalam keseharian semakin kesini berubah menjadi rasa penasaran. Bukanya mau bersuudzon tapi mencoba melihat realita yang ada. Nyatanya memang begini bukan?. Rasa persaudaraan tak berlaku lagi di zaman sekarang, yang berlaku adalah siapa yang paling banyak memberikan keuntungan?. Memberikan pujian pun sekarang punya tujuan tertentu, mencari muka di depan orang yang berkepentingan.
Pertanyaannya adalah mana yang lebih pantas disebut hewan ?. Hewan yang sebenarnya atau manusia yang rakus terhadap sanjungan, jabatan, serta kekayaan. Sanggup mengorbankan banyak orang demi mencapai tujuan.
Lalu aku pun bertanya pada diriku, apakah aku mampu tetap menjadi manusia yang mempunyai rasa kemanusiaan di tengah zaman yang begitu edan. Yang kaya makin makmur, yang kekurangan makin menderita.Silahkan bantah jika kamu punya argumen yang bisa mendobrak kekecewaan yang sedang kurasakan.
Mari belajar menumbuhkan rasa kemanusiaan dari hal-hal sederhana misalnya belajar mendengarkan tanpa membanding-bandingkan, belajar untuk merangkul sesama bukan demi mencari keuntungan semata, belajar saling mengingatkan bukan dengan tujuan untuk saling menjatuhkan, saling memberikan pujian atas dasar kenyataan bukan atas dasar ingin mendapatkan sesuatu dari orang yang diberikan pujian.
Semoga saja, kita bisa
Savitri Dwi M.

Comments