Tolong Jaga Cinta, Keira
Hari ini Keira kembali mendapatkan surat dari seseorang yang sangat dia rindukan. Keira sendiri adalah mahasiswa semester akhir jurusan sastra di universitas Indonesia. Keira paham dengan keinginan sang kekasih untuk meraih pendidikan yang terbaik. Keira masih tidak menyangka bahwa takdir menginginkan dirinya untuk menjalin hubungan jarak jauh. Rasa rindu dan cemburu tanpa alasan seringkali menghantui perasaan Keira. Namun, Keira percaya bahwa Dean sangat menyayangi dirinya. Keira berjanji bahwa dirinya akan selalu mendukung apapun langkah sang kekasih untuk meraih mimpinya. Mimpi Dean dan Keira memang berbeda, tapi keduanya sama-sama mendukung satu sama lain. Keira tersenyum saat menuliskan surat balasan untuk kekasihnya yang saat ini Keira tau sedang berjuang sangat keras.
Dear, Kekasihku Dean...
Hari ini nampaknya Tuhan sedang baik kepadaku, beberapa hari ini aku terus dihantui rasa cemburu Dean. Gadis-gadis di kota Bandung manis-manis, bukan? aku takut kamu berpaling, tapi rupanya itu hanya kecemasanku saja. Dengan tulisan darimu, aku percaya bahwa cinta kita akan tetap kamu jaga. Dean, aku masih bingung sampai sekarang mengapa lelaki setangguh kamu memilih perempuan cengeng seperti aku?
Aku harap kamu akan terus mencintaiku sebesar ini, Dean. Aku akan selalu mendoakanmu, dan akan selalu merindukanmu. Aku bukan gadis bijaksana, aku hanya mau kamu merasakan kehangatan yang aku rasakan. Lewat surat aku dapat merasakan kehadiranmu, aku pun ingin kamu merasakan kehadiranku juga.
.
Dean. bukan kamu saja yang sedang melewati masa-masa berat. Aku pun sedang menjalani hari-hari yang sangat berat, aku juga mau kamu mendoakanku agar aku tak pernah terpikir untuk berhenti. Dean, kota inti ramai tapi terasa sepi tanpa kehadiran dirimu, aku akan selalu menunggumu selalu...
Salam Rindu,
Keira Anastasia
"Hufft... aku benar-benar merindukanmu, Dean"gumam Keira sambil merebahkan dirinya ke kasur.
Keira akhirnya terlelap selama beberapa saat, sayangnya handphone Keira bergetar mengganggu tidur siang, Keira.
"Ayo ke kampus sekarang, biar skripsi kita cepet selesai :-"
"Otw"
"Otw"
Keira mendengus sebal, karena seharusnya hari minggu adalah hari untuk merebahkan dirinya di kasur.
"Apa gak usah mandi aja ya, mager banget"gerutu Keira
Dengan sangat terpaksa, Keira harus pergi meninggalkan kasur yang disayanginya itu. Keira benar-benar tidak mandi dia hanya memakai sedikit bedak, dan parfum. Namun, tidak akan ada yang menyadari hal tersebut karena Keira benar-benar sosok gadis yang cantik jelita. Dean beruntung mendapatkan Keira, begitu kata orang-orang di sekitarnya. Tidak dengan Keira yang merasa justru dialah yang beruntung bisa mendapatkan pasangan setulus Dean.
"Selamat tinggal kasur kesayanganku,"ucap Keira
Keira berangkat ke kampus menggunakan motor matic nya. Di tengah perjalanan ban motonya bocor, sedangkan sekarang sedang akhir bulan. Keira belum menerima transferan dari orang tuanya. Keberuntungan masih berpihak pada Keira, dia bertemu dengan seorang pria baik hati bernawa Satria.
Dengan sangat terpaksa, Keira harus pergi meninggalkan kasur yang disayanginya itu. Keira benar-benar tidak mandi dia hanya memakai sedikit bedak, dan parfum. Namun, tidak akan ada yang menyadari hal tersebut karena Keira benar-benar sosok gadis yang cantik jelita. Dean beruntung mendapatkan Keira, begitu kata orang-orang di sekitarnya. Tidak dengan Keira yang merasa justru dialah yang beruntung bisa mendapatkan pasangan setulus Dean.
"Selamat tinggal kasur kesayanganku,"ucap Keira
Keira berangkat ke kampus menggunakan motor matic nya. Di tengah perjalanan ban motonya bocor, sedangkan sekarang sedang akhir bulan. Keira belum menerima transferan dari orang tuanya. Keberuntungan masih berpihak pada Keira, dia bertemu dengan seorang pria baik hati bernawa Satria.


Comments